Area-Area di Bandara Beserta Fungsinya

Area-Area di Bandara Beserta Fungsinya

Area-Area di Bandara Beserta Fungsinya

Area-Area di Bandara Beserta Fungsinya – Bandara atau Bandar Udara merupakan sebuah fasilitas di mana pesawat terbang dapat menaikkan dan menurunkan penumpang ataupun kargo yang kemudian akan mendarat atau lepas landas. Pada awal mula perkembangannya, bandara hanya terdiri dari bangunan yang ditujukan kepada penumpang dan dengan adanya ruang terbuka yang cukup bagi pergerakan pesawat, baik untuk lepas landas maupun tempat menaikkan dan menurunkan penumpang.

Namun, seiring bertambah jumlahnya penumpang dan bertambahnya ukuran pesawat, maka bandara kini mengimbangi perkembangan lalu lintas udara. Di Bandara terdapat berbagai area yang perlu kamu ketahui, yang di mana area-area tersebut memiliki fungsinya masing-masing.

Akan dijelaskan mengenai area atau bagian apa saja yang mutlak diperlukan agar suatu bandara dikatakan Bandara modern atau paling tidak bandara yang berstandar internasional. Bagian-bagian bandara dapat dibedakan menjadi Air Side dan Land Side. Berikut penjelasannya:

 

  1. Air Side (Sisi Udara)

Air Side merupakan bagian bandara yang berhubungan dengan kegiatan take off (lepas landas) maupun landing (pendaratan). Bagian dari Air Side ini antara lain:

  • Runaway/Landasan Pacu

Runaway atau Landas Pacu merupakan tempat untuk mendarat atau lepas landas suatu pesawat. Pada awalnya, permukaan landas pacu adalah rumput atau tanah yang dipadatkan. Tetapi, ketika badan pesawat bertambah besar maka yang digunakan saat ini adalah beton atau aspal.

Panjang dan lebarnya pun bervariasi. Untuk ukuran landas pacu di Indonesia kurang lebih 3200 m x 45 m. Ukuran landas pacu itu tidaklah mutlak karena dipengaruhi juga oleh iklim. Semakin tinggi suhu yang berada di sekitar bandara, maka semakin panjang pula landas pacu yang diperlukan.

  • Apron

Apron bisa disebut juga dengan pelataran pesawat yaitu tempat di mana pesawat dapat parkir untuk menaikkan atau menurunkan penumpang. Selain  itu, bisa juga tempat untuk mengisi bahan bakar. Nah, pada bandara Internasional, biasanya terdapat garbarata. Apa itu garbarata? Garbarata adalah lorong yang menghubungkan antara pesawat dan terminal. Diantara Apron dan landas pacu dihubungkan dengan jalan rayap yang disebut dengan Taxiway.

  • Taxiway

Taxiway ini keberadaannya sangatlah penting. Taxiway adalah jalan yang menghubungkan antara Apron dan landas pacu. Dengan adanya Taxiway ini, pesawat dapat berjalan menuju Apron dengan aman tanpa mengganggu pesawat lainnya.

  1. Land Side (Sisi Darat)

Adapun bagian-bagian area bandara di sisi darat, antara lain:

 

  • Terminal

Area terminal ini bisa dibilang elemen yang utama selain landas pacu yang mutlak berada di bandara. Di terminal, calon penumpang pertama kali menginjakkan kakinya. Banyak kegiatan yang bisa dilakukan di terminal, diantaranya membeli tiket, melakukan check-in, menunggu, dan lain sebagainya. Bahkan banyak bandara yang memiliki lebih dari satu terminal.

Di setiap terminalnya pun dapat dibagi lagi menjadi bangunan-bangunan yang lebih kecil yang disebut concourse. Seperti misalnya di bandara Internasional Soekarno-Hatta terdapat 3 buah terminal yaitu terminal 1, 2, dan 3. Terminal-terminal tersebut pun bahkan dibagi-bagi lagi menjadi beberapa bagian.

  • Crub

Crub merupakan area di mana penumpang naik turun dari kendaraan untuk menuju atau meninggalkan terminal bandara.

Baca: Tips Menurunkan Berat Badan Untuk Pramugara/i

  • Tempat Parkir Kendaraan

Bagi para penumpang yang akan menggunakan transportasi udara dapat memarkirkan kendaraannya di tempat parker yang telah disediakan.

Nah, itulah berbagai area yang ada di Bandara. Sebagai seseorang yang bekerja di maskapai penerbangan tentu harus tahu betul mengenai hal ini. Semoga informasi ini dapat bermanfaat.

No Comments

Post A Comment

Hubungi Kami
Daftar Kelas di Diklat NASA
Halo, Admin diklat NASA. Saya lihat website nasa.or.id dan ingin bertanya mengenai pendidikan di Diklat NASA. Berapa biaya pendidikan diklat NASA?