3 Aturan Naik Pesawat Saat Hamil

Aturan Naik Pesawat Saat Hamil

3 Aturan Naik Pesawat Saat Hamil

Aturan Naik Pesawat Saat Hamil – Bepergian menggunakan pesawat terbang tidak memandang siapa yang harus naik, termasuk wanita yang sedang hamil. Akan tetapi sebelum memutuskan untuk melakukan perjalanan dengan pesawat terbang, penumpang yang sedang hamil harus memperhatikan aturan atau syarat untuk naik pesawat.

Pada artikel ini akan dibahas mengenai aturannya. Ini sangat penting untuk diperhatikan dan dilakukan aturan yang telah ditetapkan oleh maskapai agar perjalanan lancar tanpa hambatan serta tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan selama penerbangan.

Setiap maskapai memberlakukan aturan dan persyaratan yang berbeda-beda terhadap penumpang yang sedang hamil, jadi aturan ini tergantunf dari kebijakan maskapai yang bersangkutan. Sebelum melakukan perjalanan dengan pesawat, hendaknya memperhatikan syarat dan ketentuan agar perjalanan ibu hamil menjadi aman dan nyaman. Berikut penjelasannya:

 

  1. Cek Kebijakan Maskapai

Setiap maskapai memiliki kebijakan yang berbeda, pastikan untuk mengecek syarat dan ketentuan yang berlaku sebelum memesan tiket. Pastikan juga untuk mengetahui dokumen medis apa yang dibutuhkan menjelang waktu keberangkatan. Selain itu, tidak ada salahnya juga untuk mengecek rencana asuransi kesehatan. Jika sewaktu-waktu di tengah penerbangan membutuhkan bantuan kesehatan dan aspek apa saja yang ditanggung oleh polis asuransi yang diikuti.

  1. Rutin Berkonsultasi pada Dokter

Banyak hal yang harus diperhatikan agar kehamilan dan janin dalam kandungan selalu sehat. Termasuk pada saat melakukan perjalanan dengan pesawat terbang pasti akan terasa berbeda jika sedang hamil. Oleh karena itu, beberapa bulan sebelum bepergian dengan pesawat sebaiknya berkonsultasi dengan dokter kandungan dan tanyakan saja segala hal yang ingin diketahui terkait demi keselamatan dan kenyamanan selama perjalanan.

Tak lupa, tanyakan juga resiko yang mungkin dialami ibu hamil selama penerbangan. Catat juga nomor telepon medis jika suatu saat dibutuhkan. Jangan lupa juga untuk melakukan vaksinasi yang dibutuhkan agar tidak tertular penyakit, seperti flu dan virus berbahaya lainnya. Kita tidak tahu penumpang pesawat datangnya dari mana, bisa saja dapat menularkan penyakit.

  1. Perhatikan Soal Asupan Nutrisi

Asupan nutrisi yang bergizi tentu sangat penting untuk ibu hamil, maka perlu diperhatikan supaya janin dapat tumbuh dan berkembang dengan baik serta tidak terganggu. Pastikan untuk menyediakan buah segar sebagai cemilan selama penerbangan.

Seperti buah anggur, jeruk, plum dan sebagainya. Yang terpenting kandungan buah yang dapat menyehatkan dan mengenyangkan. Jangan lupa untuk menghindari makanan yang pedas, makanan yang mengandung gas seperti kacang-kacangan, brokoli dan minuman berkarbonasi yang akan membuat perut tidak nyaman dan bisa saja memicu diare. Selain itu, selalu siap sedia air mineral agar kebutuhan cairan dalam tubuh tercukupi dan terhindar dari dehidrasi.

Baca: Jenis Jenis Re Entry Permit (Izin Masuk Kembali)

Nah, jika ibu hamil mengalami beberapa kondisi seperti di bawah ini sebaiknya untuk tidak bepergian dengan menggunakan pesawat:

  • Kehamilan kembar
  • Kehamilan pertama bagi wanita yang berusia 35 tahun atau lebih
  • Kondisi plasenta yang tidak normal
  • Pendarahan vagina yang mengkhawatirkan
  • Destinasi tujuan yang rentan virus berbahaya

 

Jika ibu hamil dalam kondisi-kondisi seperti di atas dan tetap harus naik pesawat, maka ia harus menandatangani surat pernyataan bahwa tidak akan menuntut pihak maskapai jika terjadi sesuatu yang tidak diinginkan selama penerbangan. Apabila ibu hamil yang memiliki janin kembar, biasanya pihak maskapai menerapkan usia kehamilan maksimal 32 minggu boleh terbang yang harus disertai surat keterangan dari dokter.

Disamping itu, biasanya dokter tidak akan merekomendasikan ibu hamil naik pesawat dengan ada sejarah atau riwayat keguguran, bayi lahir prematur, kehamilan ektopik, ibu hamil yang memiliki resiko tekanan darah tinggi dan diabetes selama masa kehamilan.

Baca: Apa Itu Exit Permit Beserta Jenis jenis nya

Nah, itulah aturan dan syarat ketentuan ibu hamil saat melakukan perjalanan naik pesawat. Hendaknya memahami dan mengetahui aturan dan kebijakan dari maskapai agar ibu dan janin yang dikandung dapat selamat selama dalam penerbangan. Semoga informasi ini bermanfaat.

No Comments

Post A Comment

Hubungi Kami
Halo Kak, ada yang bisa admin bantu?
Halo, Admin diklat NASA. Saya lihat website nasa.or.id dan ingin bertanya mengenai pendidikan di Diklat NASA. Berapa biaya pendidikan diklat NASA?